<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Suku Bunga on Ekonomi Makro dan Kebijakan Global</title><link>https://makrodankebijakan.com/tags/suku-bunga/</link><description>Recent content in Suku Bunga on Ekonomi Makro dan Kebijakan Global</description><generator>Hugo</generator><language>id</language><lastBuildDate>Thu, 15 Jan 2026 09:00:00 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://makrodankebijakan.com/tags/suku-bunga/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Dampak Kenaikan Suku Bunga Federal Reserve terhadap Pasar Negara Berkembang</title><link>https://makrodankebijakan.com/posts/fed-rate-hike/</link><pubDate>Thu, 15 Jan 2026 09:00:00 +0700</pubDate><guid>https://makrodankebijakan.com/posts/fed-rate-hike/</guid><description>&lt;p>Keputusan Federal Reserve (The Fed) Amerika Serikat untuk menaikkan suku bunga acuan (&lt;em>Federal Funds Rate&lt;/em>) bukan sekadar berita utama di media finansial Wall Street; ini adalah gelombang seismik yang getarannya dirasakan hingga ke pelosok pasar negara berkembang (&lt;em>emerging markets&lt;/em>), termasuk Indonesia. Dalam ekosistem ekonomi global yang saling terhubung, perubahan kebijakan moneter di negara dengan ekonomi terbesar di dunia menciptakan efek domino yang kompleks terhadap likuiditas, nilai tukar, dan stabilitas makroekonomi global.&lt;/p></description></item><item><title>Inflasi Global dan Dilema Kebijakan Bank Sentral Dunia</title><link>https://makrodankebijakan.com/posts/inflasi-global-bank-sentral/</link><pubDate>Tue, 28 Oct 2025 00:00:00 +0000</pubDate><guid>https://makrodankebijakan.com/posts/inflasi-global-bank-sentral/</guid><description>&lt;p>Lonjakan inflasi yang melanda dunia sejak awal dekade 2020-an menandai perubahan besar dalam lanskap ekonomi global.&lt;br>
Setelah periode panjang kebijakan moneter longgar dan suku bunga rendah, &lt;strong>bank sentral kini menghadapi dilema besar:&lt;/strong> bagaimana menekan inflasi yang meningkat tanpa mengorbankan pertumbuhan ekonomi dan stabilitas keuangan.&lt;/p>
&lt;p>Fenomena ini tidak hanya mengguncang Amerika Serikat dan Eropa, tetapi juga menimbulkan efek domino ke negara berkembang seperti Indonesia, India, dan Brasil yang sangat bergantung pada arus modal asing dan nilai tukar stabil.&lt;/p></description></item></channel></rss>