<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Emerging Markets on Ekonomi Makro dan Kebijakan Global</title><link>https://makrodankebijakan.com/tags/emerging-markets/</link><description>Recent content in Emerging Markets on Ekonomi Makro dan Kebijakan Global</description><generator>Hugo</generator><language>id</language><lastBuildDate>Thu, 15 Jan 2026 09:00:00 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://makrodankebijakan.com/tags/emerging-markets/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Dampak Kenaikan Suku Bunga Federal Reserve terhadap Pasar Negara Berkembang</title><link>https://makrodankebijakan.com/posts/fed-rate-hike/</link><pubDate>Thu, 15 Jan 2026 09:00:00 +0700</pubDate><guid>https://makrodankebijakan.com/posts/fed-rate-hike/</guid><description>&lt;p>Keputusan Federal Reserve (The Fed) Amerika Serikat untuk menaikkan suku bunga acuan (&lt;em>Federal Funds Rate&lt;/em>) bukan sekadar berita utama di media finansial Wall Street; ini adalah gelombang seismik yang getarannya dirasakan hingga ke pelosok pasar negara berkembang (&lt;em>emerging markets&lt;/em>), termasuk Indonesia. Dalam ekosistem ekonomi global yang saling terhubung, perubahan kebijakan moneter di negara dengan ekonomi terbesar di dunia menciptakan efek domino yang kompleks terhadap likuiditas, nilai tukar, dan stabilitas makroekonomi global.&lt;/p></description></item></channel></rss>