<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Ekonomi Dunia on Ekonomi Makro dan Kebijakan Global</title><link>https://makrodankebijakan.com/tags/ekonomi-dunia/</link><description>Recent content in Ekonomi Dunia on Ekonomi Makro dan Kebijakan Global</description><generator>Hugo</generator><language>id</language><lastBuildDate>Thu, 23 Oct 2025 00:00:00 +0000</lastBuildDate><atom:link href="https://makrodankebijakan.com/tags/ekonomi-dunia/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Krisis Utang Global: Dampak Kenaikan Suku Bunga Dunia terhadap Pasar Berkembang</title><link>https://makrodankebijakan.com/posts/krisis-utang-global/</link><pubDate>Thu, 23 Oct 2025 00:00:00 +0000</pubDate><guid>https://makrodankebijakan.com/posts/krisis-utang-global/</guid><description>&lt;p>Kenaikan suku bunga global yang terjadi sejak 2023 telah menciptakan tekanan besar terhadap stabilitas ekonomi dunia, terutama di negara-negara berkembang.&lt;br>
Kebijakan pengetatan moneter yang dilakukan oleh The Federal Reserve (The Fed) dan bank sentral utama lainnya, seperti European Central Bank (ECB) dan Bank of England (BoE), menimbulkan &lt;strong>efek domino&lt;/strong> pada biaya pinjaman, nilai tukar, dan risiko pembiayaan utang luar negeri.&lt;/p>
&lt;p>Fenomena ini mengingatkan kembali pada &lt;strong>krisis utang Latin 1980-an&lt;/strong> dan &lt;strong>krisis Asia 1997&lt;/strong>, di mana kenaikan suku bunga internasional memicu keluarnya modal besar-besaran dari pasar negara berkembang.&lt;br>
Kini, dunia menghadapi ancaman serupa — namun dalam konteks ekonomi yang lebih terintegrasi dan kompleks.&lt;/p></description></item></channel></rss>